Motorasik

Konsep inti pemasaran yang harus dipahami pemasar

konsep inti pemasaran
Konsep inti pemasaran

Konsep inti pemasaran – sebelum berbicara secara mendalam tentag konsep inti pemasaran, kita harus paham terlebih dahulu tentang apa itu konsep. Menurut KBBI konsep adalah abstrak, entitas mental, yang universal yang menunjuk pada kategori atau kelas dari suatu entitas, kejadian, atau hubungan.

Secara harfiah berasal dari bahasa latin conceptum yang berarti sesuatu yang di pahami. Sedangkan Aristoteles mengatakan bahwa konsep adalah penyusun utama dalam pembentukan pengetahuan ilmiah dan filsafat pemikiran manusia.

Jadi konsep inti pemasaran adalah penyusun utama yang dipahami dalam mengembangkan pemikiran pemasaran. Konsep ini nantinya akan membentuk sistem yang kompleks tentang proses pemasaran. Sehingga ketika anda paham dengan konsep inti pemasaran, akan lebih mudah dalam pengembangan bisnis anda.

Sebelum kalian melangkah lebih jauh coba pahami dulu apa yang dimaksud pemasaran

konsep inti pemasaran

1. Kebutuhan, permintaan, dan keinginan

Pertama kita harus paham apa perbedaan antara kebutuhan, permintaan, dan keinginan. Kebutuhan adalah segala sesuatu yang di butuhkan manusia untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Kebutuhan bisa di bagi berdasarkan waktu, subjek, dan sifatnya. Itu adalah sesuatu yang muncul terus-menerus. Ketika kebutuhan sudah tercapai , maka akan muncul kebutuhan lain yang menjadi prioritas.

Keinginan sifatnya lebih tinggi daripada kebutuhan. Keinginan adalah suatu hal yang di harapkan seseorang. Itu sering di kaitkan dengan gaya hidup modern yang penuh dengan alat pemuas dan foya foya. Hasrat inilah yang perlu di pahami oleh pemasar untuk dapat memenuhi keinginan masyarakat.

Permintaan adalah sesuatu yang di minta oleh konsumen pada tingkat harga dan waktu tertentu. Ketika seseorang meminta produk, berarti dia sudah mempunyai keinginan dan dyaa beli. Keinginan tanpa daya beli tidak bisa di sebut sebagai permintaan, karena peluang untuk membeli kecil. Sehingga ketika perusahaan memproduksi barang yang cukup banyak, tetapi masyarakat tidak punya daya beli, maka perusahaan akan rugi dan kesusahan memasarkan.

Ketiga hal tersebut bersifat dinamis dan terus berubah-ubah. Faktor-faktor internal dan eksternal pada konsumen terus mendorong perubahan. Untuk itu kalian perlu mempelajari perilaku konsumen, agar bisa memprediksi kondisi dan trend pasar pada masa mendatang. Sehingga ketika trend baru mulai naik, perusahaan atau pebisnis sudah siap dengan produk dan jasanya.

2. Produk yang ditawarkan

Konsep intiain yaitu produk yang di tawarkan. Apapun produk yang bisa di tawarkan ke pasar dan punya permintaan bisa di sebut produk yang baik. Tetapi tidak semua produk yang  layak dan prospek untuk di pasarkan. Syarat utama produk layak di pasarkan adalah mempunyai nilai. Nilai tersebut bisa berupa manfaat atau keunikan, lebih baik jika tercapai keduanya.

Produk bisa di bedakan menjadi produk konsumen dan produk industri. Produk konsumen tujuannya untuk konsumsi langsung, sedangkan produk industri untuk di olah kembali. Keduanya mempunyai kelemahan dan kelebihan masing-masing, yang paling menonjol adalah modal usahanya. Tentu kalian tau yang mana yang membutuhkan modal lebih besar.

 Terlepas dari jenis produknya, buatlah produk yang berkualitas, bernilai, dan sesuai dengan permintaan pasar.  

Jika kalian belm bisa membuat produk sendiri, kami sudah rekomendasikan usaha paling menguntungkan terbaru.

3. Nilai,biaya, kepuasan

Nilai adalah apa saja yang di dapatkan konsumen ketika membeli produk tersebut, entah keunikan, kualitas, atau manfaat tertentu. Dalam perkembangan bisnis, nilai adalah salah satu hal yang paling di tekankan pada produk. Kejelasan nilai dari suatu produk akan bisa menarik investor, menarik konsumen, dan tentunya akan punya prospek jangka panjang yang baik.

Biaya adalah harga yang perlu di bayar konsumen ketika membeli produk. Konsumen biasanya mau membeli produk dengan tingkat harga tertentu yang sesuai dengan kemampuan /daya belinya. Penting bagi perusahaan untuk menentukan harga sesuai target pasar yang di tuju. Selain itu juga perlu memperhatikan harga pesaing terutama untuk produk yang general dan tidak punya keunikan tertentu.

Ketika produk mempunyai nilai dan biaya yang pantas, maka akan tercipta kepuasan konsumen. Konsumen mempunyai tingkat kepuasan yang beragam maka perusahaan harus bisa membedakan mana yang benar-benar tidak puas dan pura-pura tidak puas. Terkadang konsumen mau mnegakali produsen atau penjual dengan dalih ketidakpuasan untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Maka dari itu pelajaran dengan baik tentang perilaku konsumen.

4. Pertukaran atau transaksi

Pertukaran atau transaksi adalah ketika konsumen setuju membayar biaya tertentu untuk mendapatkan suatu produk. Di era digital ini, transaksi sudah tidak lagi secara langsung, tetapi dengan media transfer bank, e-money, minimarket, dan metode lain.

Perusahaan atau pemasaran perlu memberikan kemudahan bagi para konsumennya, dan tentunya keamanan yang ketat agar tidak ada modus penipuan saat transaksi. Transaksi tidak hanya sebatas ketika transaksi pembelian, tetapi juga bagaimana transaksi retur, ketika ada kecacatan produk.

5. Hubungan dan jaringan

Pemasaran harus punya hubungan yang baik dengan konsumen dan pihak pihak dilingkungan bisnisnya, seperti pemasok, investor, distributor, pemerintah , dan masyarakat setempat. Ketika hubungan tersebut baik akan terbentuk jaringan bisnis yang kuat yang dapat menjadi keunggulan perusahaan. Tak heran jika ini masuk konsep inti pemasaran.

6. Pasar

Konsep inti pemasaran selanjutnya adalah pasar. Pasar adalah tempat terjadinya jual beli. Ada begitu banyak jenis penggolongan pasar, misalnya berdasarkan luas jangkauannya, berdasarkan wujudnya, berdasarkan struktur nya, dan berdasarkan waktu penyelenggaraan nya.

Pemasaran juga harus memperhatikan karakteristik tiap pasar tersebut supaya benar menempatkan produk dan menetapkan strategi nya.

7. Pemasar dan pembeli

Pemasar adalah pihak yang memasarkan produk, sedangkan pembeli adalah pihak yang membeli produk. Pembeli atau konsumen adalah orang yang perlu di perhatikan oleh pada pemasar. Dengan mempelajari perilaku konsumen atau pembeli maka kalian akan lebih mudah memahami konsumen kalian. Tetapi perusahaan tetap harus punya prinsip untuk menjaga agar kebijakan nanti tidak terlalu berlebih-lebihan dan tidak sesuai dengan visi misi perusahaan.

Konsep inti pemasaran menurut kotler

Philip kotler adalah salah satu tokoh ilmuwan pemasaran yang di jadikan rujukan di perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Begitu banyak bukunya yang bisa kalian pelajari agar bisa memahami lebih dalam tentang pemasaran.

1. Segmentasi dan target pasar

Pembagian pasar atau segmentasi adalah pembagian pasar berdasarkan kesamaan tertentu. Segmentasi bisa  dilakukan berdasarkan geografis, psikografik, demografi. Setelah berhasil membuat segmentasi, pemasar bisa menentukan target pasar yang kemungkinan besar cocok dengan produk yang di tawarkan. Tiap segmentasi menuntut bauran pemasaran yang berbeda.

2. Marketplace, market space, metamarket

Marketplace bersifat fisik atau konvensional seperti toko di pinggir jalan. Marketspace bersifat digital atau abstrak seperti toko online. Sedangkan metamarket adalah komplementer dari berbagai jasa dan barang pada industri tertentu. Misalnya metamarket mobil yaitu berupa pabrik mobil, dealer, lembaga keuangan, asuransi, dll.

3. Marketer dan prospek

Marketer adalah orang yang menyampaikan produk ke konsumen. Sedangkan prospek adalah orang yang tertarik dengan produk pemasar dan punya daya beli. Pemasar harus memahami prospek dan bisa memperlakukan prospek dengan baik agar akhirnya membeli produk.

4. Kebutuhan, keinginan, permintaan

Konsumen mempunyai kebutuhan , keinginan, dan permintaan yang perlu di penuhi oleh pemasar. Pemasar hanya perlu memberikan produk dan layanan terbaik dengan maksud mencukupi kebutuhan, keinginan , dan permintaan konsumen.

5. Produk, penawaran, brand

Produk harus mempunyai nilai dan ketepatan terhadap konsumen. Begitupun penawaran harus sesuai dengan permintaan sehingga produk tidak langka dan harga tetap stabil. Brand penting untuk membedakan produk dengan pesaing. Brand memudahkan konsumen mengenali dan mengingat produk.

6. Value and satisfaction

Dalam bisnis modern, value adalah hal utama untuk memenangkan persaingan. Meskipun dengan modal yang tidak terlalu besar , pemasar tetap bisa mengungguli produk pesaing yang lebih kuat modalnya sehingga harga relatif lebih terjangkau.

7. Exchange and transactions

Pertukaran suatu produk dengan alat tukar yang sah. Selain itu juga terdapat aturan aturan yang perlu dipenuhi untuk menjaga keprofesionalan transaksi.

8. Relationships and networks

Pemasar perlu membangun relasi dan jaringan yang luas. Sehingga memudahkan pemasaran dana pendistribusian produk. Jaringan bisa membantu pemasara untuk menjangkau daerah terpencil sekalipun. Relasi yang kuat pada konsumen juga penting untuk menjaga loyalitas konsumen.

9. Marketing channels

Banyak sekali jenis marketing Chanel atau Chanel pemasaran. Ada tahapan Chanel yaitu distributor, agen, dan pengecer. Sekarang ada juga penjualan onlin dengan mengandalkan jasa kurir. Selain itu cara pemasaran mempromosikan produk dan pelayanan pasca pembelian juga merupakan marketing Chanel.

10. Supply chain

Supply chain menggambarkan bagaimana saluran dari bahan baku yang di olah sampai ke pengguna akhir atau konsumen akhir. Salurns itu bisa melalui toko, e-commerce , agen ,dll.

11. Competition

Kompetisi adalah salah satu konsep inti pemasaran yang penting untuk di pelajari. Kompetisi dengan pesaing tentang produk, harga, promosi , dan lokasi (marketing mix 4p)harus dilakukan dengan tepat.

12. Marketing environment

Lingkungan pemasaran yang baik harus di jaga oleh perusahaan. Para stakeholder perusahaan tentu mempunyai ekspektasi tersendiri. Dan manajemen hanya melaksanakan yang terbaik. Dengan lingkungan eksternal juga harus dijaga, karena perusahaan beroperasi di masyarakat  yang dampaknya juga akan dirasakan masyarakat sekitar. Untuk itu perlu bangun hubungan yang baik dengan eksternal perusahaan.

13. Marketing program

Berusaha merencanakan program dan strategi pasaran yang tepat untuk perkembangan perusahaan. Ingat bahwa untuk menentukan strategi, perlu memperhatikan konsep inti sebelum nya.

Konsep inti pemasaran adalah panduan yang cukup bagus untuk mengembangkan kemampuan pemasaran. Untuk penjelasan tentang marketing lainnya kalian bisa klik di menu bisnis. Terimakasih!!!

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.